Mulai dengan menuliskan tujuan transaksi atau kerja sama properti secara spesifik: jual-beli, sewa, renovasi, atau pembangunan. Kumpulkan dokumen dasar seperti sertifikat, IMB/PBG bila relevan, identitas para pihak, dan bukti pembayaran sebelumnya. Langkah ini mencegah salah arah saat meminta saran hukum dan mengurangi revisi berulang. Lanjutkan dengan memetakan para pihak dan kewenangannya, termasuk siapa yang berhak…
